Sebagai sistem sosial
terkecil, keluarga memiliki pengaruh luar biasa dalam hal pembentukan karakter
suatu individu. Keluarga merupakan payung kehidupan bagi seorang anak. Keluarga
merupakan tempat ternyaman bagi seorang anak. Beberapa fungsi keluarga selain
sebagai tempat berlindung, diantaranya :
a)
Mempersiapkan anak-anak bertingkah laku sesuai dengan niai-nilai dan
norma-norma aturan-aturan dalam masyarakat dimana keluarga tersebut berada
(sosialisasi).
b) Mengusahakan
tersekenggaranya kebutuhan ekonomi rumah tangga (ekonomi), sehingga keluarga
sering disebut unit produksi.
c) Melindungi anggota keluarga
yang tidak produksi lagi (jompo).
d) Meneruskan keturunan (reproduksi).
Menurut Kingslet Davis dalam Murdianto (2003) menyebutkan bahwa
fungsi keluarga ialah:
a) Reproduction,
yaitu menggantikan apa yang telah habis atau hilang untuk kelestarian sistem sosial yang bersangkutan.
b) Maintenance,
yaitu perawatan dan pengasuhan anak hingga mereka mampu berdiri sendiri.
c) Placement, memberi posisi
sosial kepada setiap anggotanya, baik itu posisi sebagai kepala rumah tangga
maupun anggota rumah tangga, atau pun posisi-posisi lainnya.
d) Sosialization,
pendidikan serta pewarisan nilai-nilai sosial sehingga anak-anak kemudian dapat
diterima dengan wajar sebagai anggota masyarakat.
e) Economics,
mencukupi kebutuhan akan barang dan jasa dengan jalan produksi, distribusi, dan
konsumsi yang dilakukan di antara anggota keluarga.
f) Care of the ages, perawatan
bagi anggota keluarga yang telah lanjut usianya.
g) Political
center, memberikan posisi politik dalam masyarakat tempat tinggal.
h) Physical protection,
memberikan perlindungan fisik terutama berupa sandang, pangan, dan perumahan
bagi anggotanya.
Bila seorang anak dibesarkan pada keluarga pembunuh, maka ia
akan menjadi pembunuh. Bila seorang anak dibesarkan melalui cara-cara kasar,
maka ia akan menjadi pemberontak. Akan tetapi, bila seorang anak dibesarkan
pada keluarga yang penuh cinta kasih sayang, maka ia akan tumbuh menjadi
pribadi cemerlang yang memilki budi pekerti luhur. Keluarga sebagai tempat
bernaung, merupakan wadah penempaan karakter individu.
Pada masa sekarang ini, pengaruh keluarga mulai melemah
karena terjadi perubahan sosial, politik, dan budaya. Keadaan ini memiliki
andil yang besar terhadap terbebasnya anak dari kekuasaan orang tua. Keluarga
telah kehilangan fungsinya dalam pendidikan. Tidak seperti fungsi keluarga pada
masa lalu yang merupakan kesatuan produktif sekaligus konsumtif. Ketika
kebijakan ekonomi pada zaman modern sekarang ini mendasarkan pada aturan
pembagian kerja yang terspesialisasi secara lebih ketat, maka sebagian tanggung
jawab keluarga beralih kepada orang-orang yang menggeluti profesi tertentu.
Uraian tersebut cukup
menjelaskan apa arti keluarga yang sesungguhnya. Keluarga bukan hanya wadah
untuk tempat berkumpulnya ayah, ibu, dan anak. Lebih dari itu, keluarga
merupakan wahana awal pembentukan moral serta penempaan karakter manusia.
Berhasil atau tidaknya seorang anak dalam menjalani hidup bergantung pada
berhasil atau tidaknya peran keluarga dalam menanamkan ajaran moral kehidupan.
Keluarga lebih dari sekedar pelestarian tradisi, kelurga bukan hanya menyangkut
hubungan orang tua dengan anak, keluarga merupakan wadah mencurahkan segala
inspirasi. Keluarga menjadi tempat pencurahan segala keluh kesah. Keluarga
merupakan suatu jalinan cinta kasih yang tidak akan pernah terputus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar