Jumat, 30 Desember 2016

Atribusi


Atribusi
Proses yang menggambarkan cara individu menjelaskan, menginterprestasi dan mengambil kesimpulan terhadap peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan dirinya maupun peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan orang lain.

Atribusi dibedakan menjadi 2 yaitu:
  • Atribusi disposisional, yang menganggap perilaku seseorang berasal dari faktor internal, seperti
  • Atribusi situasional, yang menghubungkan perilaku seseorang dengan faktor eksternal seperti: pengaruh sosial orang lain.
Teori Atribusi internal dan Eksternal dari Kelley(1972; Kelley dan Michela)
Ada 3 hal untuk melihat apakah itu suatu perilaku beratribusi internal atau eksternal:
     - Konsensus
Apakah suatu perilaku cenderung dilakukan oleh semua orang pada situasi yang samamakin banyak yang melakukannyamakin tinggi konsesnsus dan makin sedikit yang melakukannyamakin rendah.
      Konsistensi
Apakah pelaku yang bersangkutan cenderung melakukan perilaku yang sama dimasa lalu dalam situasi yang samakalau “ya”, konsistensinya tinggikalau “tidak” konsistensinya rendah.
- Distingsi atau kekhususan
Apakah pelaku yang bersangkutan cenderung melakukan perilaku yang sama dimasa lalu dalam situasi yang berbedakalau “ya” maka distingsinya tinggikalau “ya”, distingsinya rendah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar