Jumat, 30 Desember 2016
Antropologi
Antropologi: Ilmu yang mempelajari manusia sebagai anggota kelompok sosial/suku bangsa secara utuh dari sisi kebudayaan, sosial dan kondisi fisik dengan “kekhasan-nya” yang mempengaruhi interaksi sosial di dalam masyarakat.
Kondisi Indonesia yang beranekaragam suku bangsa, agama, kelompok sosial dan lainnya mempengaruhi beranekaragam pula hal yang harus di pikirkan untuk pembangunan masyarakat.
Banyaknya pembangunan yang tidak diterima oleh masyarakat selama ini (terutama era orde baru) karena tidak atau kurang sesuai dengan karakter sosial budaya, kebiasaan dan lokal knowledge yang dimiliki oleh masyarakat.
Setelah penerapan otonomi daerah diharapkan pembangunan masyarakat dengan menggunakan pendekatan sosial budaya masyarakat setempat.
Tujuan Antopologi:
1. Mempelajari kelompok suku bangsa, latar belakang kondisi sosial budaya yang terdapat di Indonesia.
2. Memahami keanekaragaman suku bangsa yang terdapat di Indonesia dan mengembangkan dalam pola pergaulan atau interaksi sosial atau komunikasi sehari-hari.
3. Mengenali metode atau teknik penelitian yang digunakan Antropologi untuk mengenali keanekaragaman masyarakat.
4. Merencanakan pembangunan masyarakat sesuai dengan kondisi sosial budaya yang terdapat di masyarakat.
Kajian penelitian Antropologi, yaitu:
Paleoanthropologi
Somatologi/antrop ragawi
Prae-history
Etnolinguistik
Etnologi
Metode Penelitian Antropologi:
Pengumpulan Fakta
Fakta: informasi yang sebenarnya yang terjadi dan ditemukan di masyarakat (bukan rekayasa atau buatan).
Analisis Data
kualitatif : membuat analisa berdasarkan kondisi sebenarnya dengan cara memaparkan dengan detail kondisi sosial, ekonomi, budaya di masyarakat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar