Jumat, 30 Desember 2016

Dampak Positif dan Negatif Homeschooling bagi Anak


Dampak Positif dan Negatif  Homeschooling bagi Anak:

  • Dampak Positif
    • Kebebasan dalam belajar artinya anak tidak merasa tertekan dengan tuntutan sistem pembelajaran di sekolah formal. Anak dapat belajar sesuai dengan keinginan dia sendiri dan anak pun tidak selalu dibebani dengan berbagai tugas.
    • Kebebasan emosional. Tekanan, kompetisi dan kebosanan merupakan bagian yang paling khas dari sekolah. Dengan HomeSchooling, pengaruh negatif ini dapat di hindari.
    • Hubungan Keluarga semakin dekat. HomeSchooling berperan penting dalam meningkatkan hubungan antar semua anggota keluarga.
    • Istirahat cukup. Tidur sangat penting bagi kesehatan emosional dan fisik anak, terutama anak berusia belasan tahun. Rutinitas bangun pagi pada sekolah umum terkadang membuat mereka merasa letih. Namun dengan HomeSchooling, mereka bisa mengatur jadwal tidur dengan baik.
    • Meminimalisir pengaruh lingkungan luar terhadap diri siswa. Home Schooling mengurangi kontak sosial dengan lingkungan luar yang dapat memberikan pengaruh buruk seperti narkoba, tawuran, maupun pergaulan bebas.
  • Dampak Negatif
    • Siswa menjadi kurang pergaulan (kuper), merasa individualis serta terkadang merasa paling hebat karena tidak merasakan kompetisi meraih peringkat terbaik, sehingga tidak bisa mengukur kekurangan diri sendiri dibandingkan siswa yang lain.
    • Seluruh rutinitas dilaksanakan di rumah tanpa ada perubahan suasana belajar, terkadang membuat kejiwaan siswa kurang baik. Keadaan ini menjadikan siswa kurang mandiri dan kurang realistis menghadapi masalah sosial yang timbul.
    • Tidak ada kompetisi atau persaingan. Anak tidak bisa membandingkan sampai dimana kemampuannya dibanding anak-anak lain seusia dia. Selain itu anak belum tentu merasa cocok jika diajar oleh orang tua sendiri, apalagi jika memang mereka tidak punya pengalaman mengajar sebelumnya.
    • Lingkup interaksi dengan teman sebaya dari berbagai status sosial terbatas. Padahal hal inilah yang dapat memberikan pengalaman berharga untuk belajar hidup di masyarakat. Seharusnya pada masa kanak-kanak hubungan dengan teman sebaya adalah suatu tahap dan masa  yang sangat penting.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar